728x90 AdSpace


  • Latest News

    Selasa, 16 Juni 2026

    Semarak Akhirusanah PAUD KB-TPA Taman Pintar Minggu 16 Juni 2026.

     


    Semarak Akhirusanah PAUD KB-TPA Taman Pintar: Panggung Kreativitas Anak Usia Dini Berbalut Kasih Sayang Ibu

    TAMAN PINTAR NEWS – Suasana ceria sekaligus haru menyelimuti lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kelompok Bermain (KB) dan Tempat Penitipan Anak (TPA) Taman Pintar pada Minggu pagi, 16 Juni 2026. Sejak pukul 07.30 WIB, area sekolah dan panggung utama sudah dipadati oleh para orang tua, guru, dan para tamu undangan. Hari itu merupakan momen yang sangat dinantikan, yakni pelaksanaan Acara Puncak Ajang Pentas Seni dan Akhirusanah Tahun Pelajaran 2025-2026.

    Dengan mengangkat tema yang sangat menyentuh hati, "Cinta Kasih Ibu Sepanjang Masa", acara ini dirancang sebagai panggung apresiasi bagi tumbuh kembang anak-anak usia 1 hingga 6 tahun yang telah menempuh masa belajar di KB-TPA Taman Pintar. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial kelulusan atau akhir tahun ajaran, melainkan sebuah wadah untuk melatih keberanian, menyalurkan bakat, dan membentuk karakter percaya diri pada anak sejak usia dini.

    Persiapan dan Pembukaan yang Hangat

    Lantunan musik instrumental bernuansa ceria menyambut kedatangan para wali murid yang hadir dengan pakaian terbaik mereka. Antusiasme terlihat jelas dari senyum merekah anak-anak yang tampil menggemaskan dengan berbagai kostum panggung, mulai dari pakaian adat yang dimodifikasi, busana muslim yang rapi, hingga kaos seragam panggung yang penuh warna.

    Acara tepat dimulai pada pukul 07.30 WIB, diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dilantunkan secara runtut oleh perwakilan siswa. Momentum ini seketika membawa kekhusyukan tersendiri di tengah riuhnya suasana panggung.

    Kepala Lembaga PAUD KB-TPA Taman Pintar dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran proses belajar mengajar selama satu tahun ajaran penuh. Beliau menekankan betapa pentingnya sinergi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendidik anak di masa golden age (usia emas).

    "Pentas seni ini adalah milik anak-anak kita. Apa pun yang mereka tampilkan di atas panggung hari ini, itulah proses terbaik mereka dalam belajar berani dan mandiri. Tema 'Cinta Kasih Ibu Sepanjang Masa' sengaja kami pilih agar anak-anak senantiasa ingat akan jasa Ibu yang luar biasa, sekaligus pengingat bagi kita semua untuk terus memberikan kasih sayang tanpa syarat kepada putra-putri kita," ujarnya disambut tepuk tangan riuh hadirin.






    Kemeriahan Pentas Seni: Dari Tradisional hingga Nuansa Islami

    Puncak acara yang paling ditunggu-tunggu tentu saja adalah Ajang Pentas Seni. Lembaran penampilan dibuka oleh kelompok usia paling muda, hingga ditutup oleh penampilan menyentuh dari kelompok usia tertua. Berikut adalah rangkaian keseruan penampilan seni anak-anak KB-TPA Taman Pintar:

    1. Lucunya Gerak dan Lagu "Jangkrik Genggong" (Usia 2-4 Tahun)

    Penampilan pertama dibuka oleh kelompok usia 2-4 tahun yang membawakan Gerak dan Lagu bertema "Jangkrik Genggong". Musik tradisional yang dikemas jenaka membuat anak-anak bergerak bebas. Ada yang melompat lincah, ada yang sibuk melihat ke arah orang tuanya di bangku penonton, bahkan ada beberapa anak yang sempat terdiam terpaku melihat ramainya penonton. Namun justru di situlah letak kepolosan dan keunikan anak-anak usia dini yang sukses mengundang tawa gemas dari seluruh hadirin.

    2. Kelincahan Tari "Geal-Geol" (Usia 2-4 Tahun)

    Masih di kelompok usia yang sama, panggung kembali diguncang oleh kelucuan Tari "Geal-Geol". Mengenakan kostum yang cerah, anak-anak dengan polosnya menggerakkan pinggul dan tangan mereka mengikuti irama musik. Gerakan yang sesekali tidak kompak justru menjadi daya tarik utama, menunjukkan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah bermain sambil belajar mengeksplorasi kemampuan motorik kasar anak.

    3. Nostalgia Dolanan Lewat Medley "Cublek-Cublek Suweng" (Usia 4-5 Tahun)

    Melangkah ke kelompok usia 4-5 tahun, suasana tradisional terasa kental saat lagu dolanan anak "Cublek-Cublek Suweng" mulai dikumandangkan secara medley. Mengenakan kombinasi pakaian yang rapi, anak-anak tampak lebih teratur dalam formasi. Penampilan ini membawa misi penting dari KB-TPA Taman Pintar, yaitu mengenalkan dan melestarikan warisan budaya serta permainan tradisional Nusantara kepada generasi zilenial sejak dini agar tidak tergerus zaman.

    4. Keharuan Lagu "Terima Kasih Bunda" dan "Ibu" (Usia 5-6 Tahun)

    Suasana panggung berubah drastis menjadi penuh haru ketika anak-anak usia 5-6 tahun naik ke atas panggung. Mereka membawakan lagu "Terima Kasih Bunda" yang dilanjutkan dengan lagu religi legendaris dari Haddad Alwi yang berjudul "Ibu".

    Dengan penghayatan yang polos namun mendalam, tangan-tangan kecil mereka bergerak memperagakan lirik lagu. Tidak sedikit dari para ibu yang duduk di bangku penonton meneteskan air mata haru melihat putra-putri mereka yang dulu masuk sekolah masih menangis diantar, kini sudah tumbuh menjadi anak yang berani menyanyikan lagu penuh penghormatan untuk orang tua di atas panggung.

    5. Lantunan Religi: Qolbu Mutayam, Qolbi Fil Madinah, dan Mawlaya

    Sebagai penutup rangkaian pentas seni, anak-anak usia 5-6 tahun menunjukkan kebolehan mereka dalam bidang keagamaan dengan membawakan rangkaian lagu religi dan selawat, di antaranya "Qolbu Mutayam", "Qolbi Fil Madinah", dan lagu "Mawlaya" dari Maher Zain.

    Penampilan ini mencerminkan keberhasilan KB-TPA Taman Pintar dalam menanamkan nilai-nilai religiusitas, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta pembentukan akhlakul karimah sejak dini. Dengan kompak, anak-anak melantunkan bait demi bait selawat dengan fasih dan penuh percaya diri.

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Semarak Akhirusanah PAUD KB-TPA Taman Pintar Minggu 16 Juni 2026. Rating: 5 Reviewed By: kbtamanpintar
    Scroll to Top